forum-nouveaumonde.org – TBC masih menjadi pembunuh nomor 1 dari penyakit menular di Indonesia. Tahun 2024 saja, Kemenkes mencatat 820.000 kasus baru dan 110.000 kematian — artinya setiap hari ada 300 orang baru terinfeksi dan 300 lainnya meninggal. Kabar baiknya: TBC 100 % bisa dicegah kalau kita bertindak lebih cepat dari kuman Mycobacterium tuberculosis. 7 Cara Paling Efektif Mencegah TBC (Berbasis Pedoman Kemenkes & WHO 2025) Vaksin BCG Sejak Bayi (Imunitas Pertama Terpenting) Diberikan sekali seumur hidup pada bayi usia 0–2 bulan Efektivitas 70–80 % mencegah TBC berat (TBC milier & meningitis TBC) Kalau belum divaksinasi (terlihat bekas luka bakar kecil di lengan atas kanan), segera ke Puskesmas — gratis! Temukan & Obati Orang di Sekitar yang Batuk >2 Minggu 1 penderita TBC aktif bisa menulari 10–15 orang per tahun Kalau ada anggota keluarga, tetangga, atau teman kantor batuk lama → ajak periksa dahak (gratis di semua Puskesmas) Obati sampai tuntas 6 bulan = sembuh 98 % dan tidak menulari lagi Pakai Masker & Jaga Sirkulasi Udara TBC menular lewat udara (droplet) saat penderita batuk/bersin Aturan emas: • Pasien TBC wajib pakai masker medis setiap keluar rumah • Orang sehat pakai masker di ruang tertutup ramai (angkot, kereta, kantor AC) • Buka jendela rumah minimal 2 jam sehari Cegah TBC Latensi Jadi Aktif dengan TPT (Terapi Pencegahan TBC) 15–25 % orang Indonesia punya TBC laten (kuman tidur di paru) Kelompok berisiko tinggi dapat obat pencegahan gratis: – Anak <5 tahun kontak erat dengan penderita – ODHA (orang dengan HIV) – Pasien diabetes, perokok berat, gizi buruk Pilihan regimen 2025: • 3HP (3 bulan, sekali seminggu) • 4R (4 bulan rifampicin saja) • 6H (6 bulan isoniazid) — paling umum Jaga Daya Tahan Tubuh (Gizi + Olahraga + Tidur) TBC suka menyerang orang dengan imunitas lemah Tips praktis: • Konsumsi protein tinggi (telur, ikan, tempe) • Hindari rokok & alkohol (merokok naikkan risiko 20×) • Tidur minimal 7 jam/hari • Olahraga ringan 30 menit, 5× seminggu Screening Rutin untuk Kelompok Risiko Gratis di Puskesmas: • Foto thorax (rontgen paru) • Tes dahak mikroskop / GeneXpert • Tes Mantoux / IGRA (khusus anak & ODHA) Siapa yang wajib rutin cek? – Penghuni lapas/panti asuhan – Tenaga kesehatan – Penderita diabetes, lupus, cuci darah – Perokok >15 batang/hari Manfaatkan Program Eliminasi TBC 2030 Pemerintah Semua obat TBC (OAT) gratis seumur hidup Susu & telur gratis untuk pasien TBC selama 6 bulan (program 2024–2025) Insentif transport Rp 50.000–100.000/bulan bagi pasien yang kontrol rutin Gejala yang Jangan Diabaikan (Segera Periksa!) Batuk >2 minggu (dengan/tanpa darah) Demam meriang sore-malam Berkeringat malam Berat badan turun tanpa sebab Nafsu makan hilang Dada sesak/lemah terus Indonesia menargetkan eliminasi TBC tahun 2030. Artinya, kalau kita semua bergerak hari ini — vaksinasi anak, temukan pasien, obati tuntas, jaga imunitas — kita bisa jadi generasi terakhir yang masih bertemu TBC. Post navigation Teknik Relaksasi Progresif untuk Mengurangi Stres Cara Menjaga Kesehatan dengan Lari Pagi Setiap Hari